March 5, 2024

Apa itu ISO Layer?

Apa itu ISO Layer? – ISO (International Organization for Standardization) ialah sebuah badan internasional yang memiliki tanggung jawab dalam menciptakan standar-standar global di beragam bidang. Salah satu standar yang sangat penting dan sering digunakan dalam dunia komunikasi jaringan adalah ISO OSI (Open Systems Interconnection) Layer atau disebut juga ISO Layer. ISO Layer adalah model referensi yang menggambarkan bagaimana perangkat lunak pada komputer atau perangkat jaringan berkomunikasi satu sama lain untuk mentransmisikan data. ISO Layer terdiri dari tujuh lapisan, masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab khusus untuk memastikan pengiriman data yang efisien dan andal. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang ISO Layer dan peran dari masing-masing lapisannya.

1. Layer Fisik (Physical Layer)

Layer Fisik adalah lapisan pertama dalam model ISO Layer. Lapisan ini berhubungan langsung dengan perangkat keras jaringan, seperti kabel, penghubung, dan sinyal. Tugas utama Layer Fisik adalah mengatur pengiriman bit mentah melalui media transmisi. Misalnya, mengubah data menjadi bentuk sinyal untuk ditransmisikan melalui kabel jaringan. Lapisan ini juga menentukan metode transmisi dan arus bit yang digunakan.

2. Layer Data Link (Data Link Layer)

Layer Data Link adalah lapisan kedua dalam model ISO Layer. Lapisan ini bertanggung jawab atas pengiriman data di antara dua perangkat yang berdekatan dalam jaringan. Tugas utama Layer Data Link adalah mendeteksi dan mengatasi kesalahan yang terjadi pada Layer Fisik, sehingga pengiriman data menjadi lebih andal. Lapisan ini juga bertanggung jawab atas pengaturan alamat fisik perangkat (MAC Address) dan mengendalikan akses ke media transmisi.

3. Layer Network (Network Layer)

Layer Network adalah lapisan ketiga dalam model ISO Layer. Lapisan ini fokus pada pengiriman paket data dari satu perangkat ke perangkat lain yang berada di jaringan yang berbeda. Layer Network menggunakan alamat logis (IP Address) untuk mengarahkan daftar slot paket data ke tujuan yang benar. Lapisan ini juga mengatur rute terbaik untuk mentransmisikan data melalui jaringan yang kompleks.

4. Layer Transport (Transport Layer)

Layer Transport adalah lapisan keempat dalam model ISO Layer. Lapisan ini bertanggung jawab atas pengiriman data yang andal antara dua perangkat yang berkomunikasi. Lapisan ini memastikan bahwa data yang dikirim tiba dalam urutan yang benar dan tanpa kesalahan. Jika terjadi kegagalan dalam pengiriman data, Layer Transport akan memastikan data tersebut dikirim ulang.

5. Layer Session (Session Layer)

Layer Session adalah lapisan kelima dalam model ISO Layer. Lapisan ini membentuk, mempertahankan, dan mengakhiri sesi komunikasi antara dua perangkat. Sesi komunikasi ini mencakup pertukaran data, dan Layer Session bertanggung jawab atas sinkronisasi dan pengendalian dialog antara aplikasi pada perangkat yang berkomunikasi.

6. Layer Presentation (Presentation Layer)

Layer Presentation adalah lapisan keenam dalam model ISO Layer. Lapisan ini bertanggung jawab atas pengaturan data agar bisa dimengerti dan dipahami oleh perangkat penerima. Lapisan ini juga menangani enkripsi, dekripsi, kompresi, dan dekompresi data sesuai dengan format yang dipahami oleh perangkat penerima.

7. Layer Application (Application Layer)

Layer Application adalah lapisan terakhir dalam model ISO Layer. Lapisan ini merupakan lapisan yang berhubungan langsung dengan pengguna dan berisi aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi melalui jaringan. Lapisan ini menyediakan antarmuka dengan layanan jaringan untuk aplikasi pengguna, seperti e-mail, web browser, dan transfer file.

ISO Layer adalah model referensi yang terdiri dari tujuh lapisan, masing-masing dengan peran dan tanggung jawabnya sendiri. Dengan adanya model ISO Layer, komunikasi antara perangkat dalam jaringan menjadi lebih terstruktur dan efisien. Setiap lapisan dalam ISO Layer berfungsi dengan baik sendiri dan bekerja sama untuk memastikan pengiriman data yang andal dan efektif. Dengan pemahaman yang baik tentang ISO Layer, para profesional jaringan dapat lebih mudah mengatasi masalah dan mengoptimalkan kinerja jaringan secara keseluruhan.